المقررات الدراسية المتاحة

Deskripsi Mata Kuliah

         Sebagai bagian dari sistem Administrasi/manajemen Pendidikan, mata kuliah Manajemen Peserta Didik memberikan bekal agar mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan mengenal dan memahami konsep-konsep manajemen peserta didik.  Matakuliah ini membahas mulai dari keterkaitan antara peserta didik dengan manajemen pendidikan, perencanaan penerimaan peserta didik, pembinaan serta membicarakan tentang mutasi dan alumni, serta pengelolaan program ekstra kurikuler di sekolah.

        Perkuliahan dilaksanakan selama satu semester, terdiri dari 16 kali pertemuan dengan bobot 3 sks, yang berarti kegiatan tatap muka di kelas, belajar terstruktur dan mandiri selama 3 x 50 menit.  Dalam mengukuti perkuliahan mahasiswa disyaratkan hadir minimum 80 %, aktif dalam diskusi kelas dan menyerahkan tugas tepat pada waktunya. 

B. Tujuan Mata Kuliah

            Tujuan yang diharapkan dicapai dalam perkuliahan ini adalah agar mahasiswa dapat :

1.       Memahami keterkaitan antara manajemen peserta didik dengan manajemen pendidikan

2.       Memahami pengertian manajemen peserta didik

3.       Memahami perencanaan penerimaan peserta didik 

4.       Memahami pembinaan dan pengaturan disiplin peserta didik 

5.       Memahami pengelolaan mutasi peserta didik dan alumni

6.       Memahami pengelolaan program ekstra kurikuler dan organisasi peserta didik di sekolah

 


DESKRIPSI MATA KULIAH 

Mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan tentang konsep dan praktik yang komprehensif dan terpadu tentang Manajemen Kurikulum di tingkat makro maupun mikro pada satuan pendidikan. Dalam kaitan ini dibahas mengenai konsep-konsep manajemen pendidikan dan konsep-konsep kurikulum, sehingga mahasiswa dituntut untuk lebih memahami posisi keilmuan manajemen kurikulum secara komprehensif dalam tataran implementasi manajemen kurikulum dengan menganalisis berbagai perubahan dan perkembangan manajemen kurikulum dan pembelajaran.

 . DESKRIPSI ISI:

Dalam perkuliahan ini dibahas tentang wawasan yang komprehensif, sistematis dan terpadu tentang manajemen kurikulum pada satuan pendidikan (persekolahan) menurut jalur, jenis dan jenjang pendidikan, lembaga pendidikan non formal dan lembaga diklat formal dan non formal dengan mengacu pada pembahasan konsep-konsep aktual mengenai manajemen kurikulum, ruang lingkup manajemen kurikulum, masalah dan kendala dalam implementasi manajemen kurikulum, tahapan-tahapan dalam manajemen kurikulum serta analisis dan identifikasi manajemen kurikulum.

 


DESKRIPSI MATA KULIAH 

Setelah mengikuti perkuliahan Pengelolaan Kelas mahasiswa program S-1 Pendidikan Agama Islam mampu melaksanakan upaya pengelolaan kelas dalam rangka menciptakan suasana dalam kegiatan pembelajaran sehinggga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

DESKRIPSI ISI
Mata kuliah pengelolaan kelas merupakan salah satu bentuk kajian yang memberikan pemahaman tentang konsep konsep secara komprehensif dan membekali upaya pengelolaan kelas dalam rangka kegiatan pembelajaran.

 PENDEKATAN DALAM PEMBELAJARAN
Pendekatan: konstruktivis
Metode : Ceramah, Tanya jawab, dan Diskusi Kelas
Tugas : terstruktur
Media  LCD, Infokus

RINCIAN MATERI PERKULIAHAN TIAP PERTEMUAN
Pertemuan ke-1       :  Pengantar Perkuliahan;
Pertemuan ke-2       :  Konsep Dasar Pengelolaan Kelas;
Pertemuan ke-3/4    :  Pendekatan Pengelolaan kelas;
Pertemuan ke-5/6    :  Aplikasi Pendekatan Pengelolaan;
Pertemuan ke-7    :  Ujian Tengah Semester (UTS);
Pertemuan ke-8       :  Prosedur dan Rancangan Pengelolaan kelas;
Pertemuan ke-9       :  Pengelolaan Lingkungan Belajar
Pertemuan ke-10     :  Pengaturan Ruang Kelas.
Pertemuan ke-11     :  Prinsip prinsip disiplin kelas. pada level sekolah dan kelas;
Pertemuan ke-12     :  Tahapan dan penanggulangan pelanggaran disiplin
Pertemuan ke-13     :  overview
Pertemuan ke-14  : Ujian Ahir Semester (UAS)

KOMPONEN PENILAIAN
Penilaian mata kuliah ini meliputi empat komponen, yaitu; partisipasi, UTs, Tugas, dan UAS. Adapun bobot dari masing-masing komponen tersebut sebagai berikut:

DESKRIPSI MATA KULIAH

Pengelolaan institusi pendidikan menjadi salah satu unsur dalam menciptakan siswa yang berprestasi dan berakhlak mulia. Proses pendidikan dan pembelajaran akan dapat berjalan dengan baik jika didukung dengan manajemen yang rapi dan tersistem. Pemanfaatan teknologi informasi bisa menjadi alternatif untuk mencapai tata kelola institusi pendidikan yang bisa meningkatkan pelayanan kepada semua elemen pendidikan.

Mata kuliah Manajemen Sistem Informasi Pendidikan memiliki posisi yang strategis bagi mahasiswa program studi Kependidikan Islam dalam rangka memberi gambaran mengenai bagaimana mengelola pendidikan berbasis sistem informasi. Mahasiswa dapat memahami dan memanfaatkan teknologi informasi untuk kepentingan pengembangan institusi pendidikan. Dengan mengimplementasikan manajemen pendidikan yang berbasis sistem informasi akan banyak manfaat yang bisa dipetik oleh baik oleh pengelola sendiri, siswa, guru, orang tua, maupun elemen lain dalam institusi pendidikan.

Mahasiswa akan dibekali dengan pengetahuan mengenai sistem informasi manajemen secara umum, kemudian bagaimana sistem informasi manajemen diterapkan di bidang pendidikan. Dengan mata kuliah ini diharapkan mahasiswa tidak gagap terhadap implementasi teknologi di bidang kependidikan, namun dapat memberikan ide terhadap pengembangan pendidikan yang berbasis teknologi informasi melalui implementasi sistem informasi dalam bidang pendidikan


DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah ini menyajikan, membahas dan mendiskusikan  administrasi pendidikan sebagai disiplin ilmu pengetahuan yang diterapkan dalam kehidupan bermasyakat berdasarkan teori yang terus diperbaharui menurut perkembangan jaman. Administrasi pendidikan di pelajari dari dimensi sudut pandang filsafat. Administrasi pendidikan sebagai ilmu pengetahuan dipelajari dari dimensi ontologi, epistimoilogi dan aksiologi, direnungkan secara kritis, sistimatis, mendasar dan integral. Administrasi pendidikan merupakan ilmu pengetahuan yang berkembang sebagai hasil renungan filosofis dan peraktek empirik yang kemudian digunakan untuk memecahkan masalah pendidikan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa dalam bentuk sistem, organisasi dan manajemen pendidikan.

Ilmu pendidikan merupakann ilmu pengetahuan yang normatif praktis, berada dalam pengalaman interaksi pergaulan antar manusia. Peraktek pendidikan mengambil seting dalam fenomena kehidupan interaksi antara pendidik dengan peserta didik guna mengembangkan potensi peserta didik mencapai tujuan pendidikan.

Administrasi pendidikan memerlukan analisis kritis berdasarkan ilmu pengetahuan untuk mewujudkan pengembangan potensi peserta didik dalam merubah sikap supaya tercapai tujuan pendidikan (nasional) agar lahir manusia beriman dan bertakwa yang cerdas dan kompetitip sehingga lahir manusia unggul berakhlak mulia.

 

4. STRATEGI PEMBELAJARAN

Untuk keberhasilan mencapai tujuan pendidikan sesuai dengan diskripsi mata kuliah, pembelajaran menggunakan ;

1.     Strategi; ceramah, diskusi, tanya jawab, dialog yang interaktif.

2.     Tugas individu maupun kelompok mengakses kepada media elektronik maupun empirik serta referensi yang relevan.

3.     Pembelajaran aktif kreatif kearah pembentukan learning organization.

4.     Media, OHP, LCD dan studi empirik dan dokumentasi.

 

5. KOMPONEN EVALIASI

Sesuai pedoman evaluasi akademik dan sistem penilaian UPI :

1.     Kehadiran Perkuliahan, Partisipasi aktif dalam interaksi perkuliahan dan diskusi kelompok/kelas.

2.     Tugas; mandiri, kelompok, refleksi perkuliahan, book report, analisis artikel dari internet.

3.     UTS dan UAS.

 

6. TOPIK PERKULIAHAN

 

PERTE

MUAN KE

 

TOPIK/POKOK BAHASAN

 

 

JUMLAH PERTEMUAN

1 dan 2

Konotasi Pengertian Filsafat

2x

3

Kontemplasi beberapa madhab filsafat

1x

4

Interrelasi filsafat,Ilmu, Agama, Nilai, Seni dan Teknologi

1x

5

Metode Ilmiah

1x

6

Apeiron Administrasi Pendidikan

1x

7 dan 8

Pengertian / Perspektif ontologis, epistimologis dan aksiologis administrasi pendidikan

2x

9

UTS

Take home examination

10

Filsafat Pendidikan

1x

11

Ilmu pendidikan teoritis dan praktis

1x

12

Tujuan Pendidikan dalam sisdiknas

1x

13-14

Esensi/Substansi Administrasi Pendidikan

2x

15

Visi dan misi pendidikan Nasional

1x

16

Organisasi dan Manajemen Sisdiknas

1x

17

Permasalahan utama pendidikan nasional

1x

18

Guru, peserta didik dan sistem pembelajaran

1x

19

UAS

 

Jumlah Pertemuan        :  berkisar anatara 16-18 x


Kompetensi Dasar
Mahasiswa memperoleh wawasan tentang kegiatan evaluasi sebagai satu kegiatan integral dalam kegiatan pembelajaran, dan memiliki pengetahuan serta keterampilan dasar dalam merencanakan, menyusun, dan melaksanakan evaluasi pendidikan  serta menafsirkan dan memanfaatkan hasil dalam konteks kegiatan belajar mengajar (KBM), serta mampu mengembangkan alat evaluasi terutama tes hasil belajar.

B.     Hasil Belajar
  1. Mampu memahami pengetahuan dasar tentang sistem evaluasi pendidikan
  2. Mengetahui tujuan dan kegunaan evaluasi pendidikan.
  3. Mengetahui ciri–ciri dan prinsip–prinsip evaluasi pendidikan.
  4. Mengetahui fungsi dan kegunaan tes standar dan tes non standar.
  5. Mampu menyusun tes hasil belajar
  6. Mampu merencanakan, menyusun dan melaksanakan evaluasi pendidikan.
  7. Mampu memberikan skor dan terampil menerapkan penilaian acuan norma (PAN) dan penilaian acuan patokan (PAP).
  8. Mampu membuat kisi – kisi soal, menetapkan tingkat kesukaran (TK) dan daya pembeda (DP).
  9. Mengetahui hubungan taksonomi tujuan pendidikan dengan evaluasi pendidikan.
  10. Mampu menetapkan validitas tes dan reliabilitas tes.
  11. Mampu melaksanakan konversi nilai berskala 5,8,10, dan 100 dan Z skor.
  12. Mampu menganalisa hasil belajar dan pengembangannya.

C.        Indikator
      Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa dapat :
  1. Mahasiswa dapat menjelaskan teori–teori dan pengetahuan dasar tentang sistem evaluasi pendidikan Islam
  2. Mahasiswa dapat menjelaskan tujuan dan kegunaan evaluasi pendidikan.
  3. Mahasiswa dapat menjelaskan dan memahami  ciri–ciri dan prinsip–prinsip evaluasi pendidikan.
  4. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan taksonomi tujuan pendidikan dengan evaluasi pendidikan.
  5. Mahasiswa dapat membedakan antara tes standar dan tes non standar.
  6. Mahasiswa dapat menjelaskan bentuk dan jenis tes standar.
  7. Mahasiswa dapat menetapkan skor dan menerapkan Penilaian Acuan Patokan (PAP) dan Penilaian Acuan Norma (PAN).
  8. Mahasiswa dapat melaksanakan konversi nilai berskala 5,8,10,100 dan Z skor.
  9. Mahasiswa dapat membuat kisi–kisi soal, menetapkan tingkat kesukaran (TK) dan daya pembeda (DP).
  10. Mahasiswa dapat menetapkan validitas tes dan reliabilitas tes.
  11. Mahasiswa dapat menganalisa hasil belajar dan pengembangannya.

D.     Materi Pokok
  1. Pengetahuan Dasar tentang Evaluasi Pendidikan
a.       Pengertian Evaluasi Pendidikan.
b.      Urgensi Evaluasi dalam Pendidikan.
c.       Tujuan dan Fungsi Evaluasi.
d.      Dasar al-Qur’an tentang evaluasi.
e.       Ciri–ciri dan prinsip–prinsip evaluasi pendidikan.
  1. Jenis dan proses Evaluasi Pendidikan
  2. Hubungan antara Taksonomi Tujuan Pendidikan dan Evaluasi Hasil Belajar
  3. Penilaian Berbasis Kompetensi (Akidah Akhlak, Al-Qur’an Hadits, Fiqih, dan SKI)
  4. Teknik dan Bentuk Evaluasi Hasil Belajar:
a.       Teknik Evaluasi non tes
b.      Teknik Evaluasi tes uraian
c.       Teknik Evaluasi tes objektif
d.      Teknik Evaluasi tes Perbuatan
  1. Teknik pembuatan soal:
a.       Soal tes tertulis
b.      Soal tes perbuatan
c.       Soal instrumen non tes (pengamatan sikap, penilaian portofolio, kecapakan hidup, tes skala sikap, tes minat, tes motivasi berprestasi, tes kreativitas, tes strates belajar)
  1. Perencanaan penulisan tes
a.       Langkah – langkah menyusun tes
b.      Membuat kisi – kisi soal
c.       Tingkat kesukaran (TK) dan Daya Pembeda (DP).
  1. Pemberian skor dan sitem penilaian
a.       Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM)
b.      Teknik Pemberian skor
c.       Penilaian Acuan Patokan (PAP)
d.      Penilaian Acuan Norma (PAN)
  1. Teknik Pengelolaan Skor Hasil Evaluasi.
a.       Pengelolaan skor menjadi nilai huruf
b.      Pengelolaan skor menjadi nilai berskala 5, 9, 10, dan 100
c.       Pengelolaan skor menjadi skor standar z
  1. Validitas dan Reliabilitas Tes:
a.       Validitas tes
-          Pengertian validitas
-          Macam – macam validitas
-          Cara mengetahui validitas tes
b.      Reliabilitas tes
-          Pengertian Reliabilitas tes
-          Metode Reliabilitas tes
-          Reliabilitas tes uraian
  1. Tes standar dan tes non standar
  2. Analisis hasil evaluasi dan pengembangannya
a.       Analisis hasil ulangan
b.      Program remedial/perbaikan
c.       Program pengayaan
d.      Pelaporan

E.     Strategi Pembelajaran
1.  Secara umum perkuliahan akan menggunakan strategi belajar aktif, dimana mahasiswa diperlukan sebagai subyek, dengan sistem komunikasi yang dialogis, dan mengutamakan latihan – latihan secara individual.
2.  Setiap kali pertemuan diadakan penjajagan materi – materi yang telah diberikan, dan memberikan kesempatan untuk tanya jawab dan latihan – latihan pada setiap tatap muka. Secara terstruktur mahasiswa  diberi tugas. Tugas – tugas memberikan kontribusi dalam penilaian.
3. Kuliah ini direncanakan akan berlangsung sebanyak 16 kali pertemuan termasuk UTS dan UAS.
4. Dalam perkuliahan, mahasiswa harus hadir di ruang belajar tepat waktu.
5. Mahasiswa harus memenuhi kehadiran minimal 80% dari rencana perkuliahan.



F.      Sumber Pembelajaran
1.    Majalah, jurnal, makalah, dan penelitian lainnya.
2.    Buku acuan :
Arikunto, Suharsini. 1984.  Dasar – dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bina Aksara.
______________.1986. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Bina Aksara.
Bukhari, Muchtar.1980. Teknik – teknik Evaluasi dalam Pendidikan. Bandung: Jemmars.
Joni, Raka.T.  1984. Pengukuran dan Penilaian Pendidikan. Malang: Yayasan Penerbit LPM.
Purwanto, Ngalim. M. 1990. Prinsip – prinsip dan Tekhnik Evaluasi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Setiawan, Coni. 1990. Pendekatan Keterampilan Proses. Jakarta: Grafindo Persada.
______________. 1982. Prinsip – prinsip dan teknik Pengukuran dan Penilaian dalam Pendidikan. Jakarta: Mutiara.
Sudijono, Anas. 1996. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Grafindo Persada.
Thoha, Chabib. 1990. Teknik Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Press.
W. Best, John. 1982. Methode Penilaian Pendidikan. Terj.Sanfiah Faisal dan Muladi G.W. Surabaya: Usaha Nasional.
Winkel,W.S. 1983. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta: Gramedia.
Semua sumber yang berkaitan dengan evaluasi pendidikan dapat digunakan sebagai referensi.

G.    Penilaian
      Evaluasi Hasil belajar mahasiswa dalam mata kuliah ini meliputi:
1.      Partisipasi di kelas                               10%
2.      Tugas laporan reading course              20%
3.      Kliping pendidikan                              20%
4.      Tugas latihan (praktikum)                    30%
5.      UTS dan UAS                                      20%

DESKRIPSI MATA KULIAH

Dalam sejarahnya, hadis Nabi muncul melalui proses dialogis-komunikatif-adaptif antara Nabi dan umatnya. Pada awalnya hadis berbentuk budaya oral dalam lingkungan kaum muslimin awal. Sedangkan sekarang, hadis tidak lagi dalam bentuk figur Nabi atau dalam tradisi oral. Hadis telah mewujudkan diri dalam bentuk teks-teks hadis dalam kitab-kitab yang telah dicetak. Oleh karena itu diperlukan seperangkat ilmu untuk memahami hal tersebut.

Mata kuliah ini mengkaji tentang ilmu-ilmu tentang Hadis. Pembahasannya mencakup seluruh materi yang berhubungan dengan Hadis, mulai dari definisi dan fungsi, sejarah perkembangan dan pembukuan Hadis, unsur-unsur yang ada dalam menerima hadis, pembagian hadis dan ilmu-ilmu hadis, serta hal-hal yang berhubungan dengannya.

Ulumul Hadis/ilmu hadis menjadi landasan penting dalam menentukan kualitas dari hadis-hadis yang telah kita sepakati sebagai sumber hukum setelah Al-Qur’an tersebut.


STANDAR KOMPETENSI

Pada akhir semester, mahasiswa memiliki pengetahuan, pengertian, & pemahaman tentang konsep-konsep dalam Ilmu Hadis dan kegunaannya dalam studi Islam, mampu menguraikan sejarah perkembangan Hadis, mampu menganalisis kualitas Hadis yang dapat dijadikan sebagai sumber ajaran Islam, dan mampu menelusuri Hadis melalui Kitab-kitab Hadis.

KOMPETENSI DASAR 

Setelah mengikuti mata kuliah ulumul hadis,  mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk :

  1. Menjelaskan pengertian Hadis dan kegunaannya dalam studi Islam
  2. Menjelaskan dalil-dalil kehujjahan Hadis dan fungsi Hadis terhadap al-Qur’an
  3. Menguraikan sejarah perkembangan Hadis sejak masa Nabi hingga periode pembukuan Hadis
  4. Menjelaskan pengertian ilmu hadis riwayah, ilmu hadis riwayah, dan menguraikan cabang-cabang ilmu hadis
  5. Menjelaskan pembagian Hadis  dari segi kuantitas sanad dan segi kualitas sanad
  6. Menjelaskan syarat-syarat Hadis Sahih
  7. Menjelaskan syarat-syarat seorang perawi dan proses transmisi (tahammul wal ada’)
  8. Menjelaskan pengertian Hadis Maudu’, sejarah kemunculan dan faktor yang melatarbelakanginya
  9. Menjelaskan definisi dan fungsi Ilmu Rijalil Hadis

10. Menjelaskan definisi dan fungsi Ilmu Jarh wa Ta’dil

11. Menjelaskan definisi dan fungsi Ilmu Asbab al Wurud

12. Melakukan takhrij hadis


I.                    DESKRIPSI MATA KULIAH

 Mata kuliah ini merupakan  yang diberikan kepada mahasiswa program studi  MPI  Jurusan Tarbiyah. Dalam perkuliahan ini dibahas materi-materi diantaranya pengertian media, tujuan, manfaat, sumber dan alat peraga pembelajaran;  peran, fungsi, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran; prosedur pengembangan modul; jenis dan criteria media pembelajaran; pembelajaran berbasis TIK; pembelajaran berbasis computer;  pembelajaran berbasis web; pembelajaran berbasis multimedia presentasi;  pembelajaran jarak jauh dan penilaian dalam pembelajaran.


II.                 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan tentang pengertian media, tujuan, manfaat, sumber dan alat peraga pembelajaran;  peran, fungsi, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran; jenis dan criteria media pembelajaran; prosedur pengembangan modul; pembelajaran berbasis TIK; pembelajaran berbasis computer;  pembelajaran berbasis web; pembelajaran berbasis multimedia presentasi;  pembelajaran jarak jauh dan penilaian dalam pembelajaran.

 

III.              MATERI/POKOK BAHASAN

1.      Pengertian media pembelajaran, tujuan, manfaat, sumber dan alat peraga pembelajaran

2.      Peran, fungsi, klasifikasi dan karakteristik media pembelajaran

3.      Jenis dan criteria media pembelajaran

4.      Prosedur pengembangan modul

5.      Pembelajaran berbasis TIK

6.      Pembelajaran berbasis computer

7.      Model pembeljaran Tutorial

8.      Model pembelajaran Drill Practise

9.      Model pembelajaran simulasi

10.  Model pembelajaran games

11.  Pembelajaran berbasis web

12.  Pembelajaran berbasis multimedia presentasi

13.  Pembelajaran jarak jauh

14.  Penilaian dalam pembelajaran

 

IV.              PENDEKATAN PEMBELAJARAN

1.      Pendekatan                  : Contextual Instruction, Collaborative Learning, Cooperative Learning

2.      Metode                        : Ceramah, Tanyajawab, Diskusi, Penugasan

3.      Teknik                         : Presentasi, Pembelajaran e-learning

4.      Media                          : Infocus, Internet

 

V.                PENILAIAN

Nilai akhir mahasiswa  didasarkan pada aspek-aspek:

1.      Kehadiran (10%)

2.      Aktifitas dan partisipasi di kelas (10%)

3.      Tugas  Mandiri (15%)

4.      Penyajian dan diskusi (10%)

5.      Ujian Tengah Semester (25%)

6.      Ujian Akhir Semester (30%)

 

VI.              DAFTAR RUJUKAN/SUMBER

Dina Indriana, Ragam Alat Bantu Media Pengajaran, Diva Press, Jogjakarta,2011.

Drs.H.Widada HR, Multimedia Interaktif, Pustaka Widyatama, Jakarta,2010.

Dr.Rusman,M.Pd, Pembelajaran Berbasik TIK, Raja Grafindo Persada, Jakarta,2011.

Dr. Deni Darmawan, M.Pd, Teknologi Pembelajaran, Rosdakarya, Bandung, 2012.

Sudono, Anggani. Sumber Belajar dan Alat Permainan Untuk Pendidikan Usia Dini. Jakarta. Grafindo, 2004.



  1. Memahami berbagai konsep dan teori dasar pendidikan, meliputi pengertian, tujuan, asas dan landasan pendidikan, aliran-aliran pokok dalam pendidikan, sistem pendidikan nasional, inovasi pendidikan, demokrasi pendidikan dan tokoh-tokoh pendidikan Indonesia..
  2. Memahami konsep hubungan antara manusia dengan pendidikan serta lingkungan pendidikan, yakni hakikat manusia, kebutuhan manusia akan pendidikan, fungsi dan faedah pendidikan bagi perkembangan manusia, berbagai lingkungan pendidikan dan hubungan timbal balik dan kerjasama antara lingkungan pendidikan tersebut.
  3. Memiliki wawasan dan motivasi yang tinggi untuk menerapkan konsep dan teori dasar pendidikan sebagai suatu sistem dalam proses pendidikan.
NO.KOMPETENSI DASARINDIKATORMATERI POKOKWAKTUREFERENSI
1Memahami konsep dan teori dasar pendidikan1.1.    Menjelaskan pengertian pendidikan

1.2.    Menjelaskan tujuan pendidikan

1.3.    Menyebutkan dan menjelaskan landasan-landasan pokok pendidikan

1.4.    Menyebutkan dan menjelaskan asas-asas pendidikan

1.5.    Menjelaskan penerapan landasan dan asas pendidikan dalam pelaksanaan pendidikan

1.6.    Membedakan pendapat aliran-aliran pendidikan; yaitu aliran empirisme, nativisme, naturalisme, dan konvergency

1.7.    Menjelaskan pengaruh aliran pendidikan dalam praktek pelaksanaan pendidikan di Indonesia.

 

·      Pengertian Pendidikan

·      Tujuan Pendidikan

·      Landasan dan Asas-Asas Pendidikan

·      Aliran Pokok dalam Pendidikan.

270 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Rulam Ahmadi. 2014. Pengantar Pendidikan; Asas dan Filsafat Pendidikan.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

 

Umar Tirtarahardja. 2012. Pengantar Pendidikan.Jakarta: PT Rineka Cipta.

 

Zahara idris. 1991. Dasar-Dasar Kependidikan. Padang: Angkasa Raya.

 

2.Memahami konsep hubungan antara manusia dan pendidikan.2.1.   Menjelaskan pengertian sifat hakikat manusia

2.2.   Menjelaskan wujud sifat hakikat manusia

2.3.   Menjelaskan dimensi-dimensi hakikat manusia serta potensi, keunikan, dan dinamikanya

2.4.   Menjelaskan pandangan-pandangan filsuf tentang manusia

2.5.   Menjelaskan fungsi dan faedah pendidikan bagi pengembangan manusia.

·      Hakikat Manusia

·      Pandangan Filsuf Tentang Manusia

·      Fungsi Pendidikan Bagi Pengembangan Manusia

180 MenitRulam Ahmadi. 2014. Pengantar Pendidikan; Asas dan Filsafat Pendidikan.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

 

Umar Tirtarahardja. 2012. Pengantar Pendidikan.Jakarta: PT Rineka Cipta.

 

Khoiron Rosyadi. 2004. Pendidikan Profetik.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

 

 

3.Memahami jenis lingkungan pendidikan.3.1.  Menjelaskan pengertian lingkungan pendidikan

3.2.  Menjelaskan fungsi lingkungan pendidikan

3.3.  Menjelaskan jenis-jenis dan peran lingkungan pendidikan

3.4.  Menjelaskan hubungan timbal balik antara sekolah dengan masyarakat

3.5.  Menjelaskan bentuk kerjasama antara sekolah dengan keluarga atau orang tua siswa

 

 

 

3.6.  Menjelaskan bentuk hubungan timbal balik dan kerjasama antara lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

 

·      Pengertian dan Fungsi Lingkungan Pendidikan

·      Jenis-Jenis Lingkungan Pendidikan

·      Hubungan Timbal Balik dan Kerjasama Lingkungan Pendidikan.

90 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Rulam Ahmadi. 2014. Pengantar Pendidikan; Asas dan Filsafat Pendidikan.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

 

Umar Tirtarahardja. 2012. Pengantar Pendidikan.Jakarta: PT Rineka Cipta.

 

4.Memahami konsep pendidikan seumur hidup (Lifelong Education)4.1. Menjelaskan konsep pendidikan seumur hidup

4.2. Menjelaskan berbagai perspektif tentang pendidikan seumur hidup

4.3. Menjelaskan masalah-masalah pelaksanaan pendidikan seumur hidup

4.4. Menjelaskan karakteristik pendidikan seumur hidup

4.5.  Menjelaskan prinsip pendidikan seumur hidup

4.6.  Menjelaskan implikasi konsep pendidikan seumur hidup dalam program-program pendidikan.

4.7.  Menjelaskan pentingnya pendidikan seumur hidup

4.8.  Menjelaskan strategi-strategi pendidikan seumur hidup

 

 

 

 

·      Konsep Pendidikan Seumur Hidup

·      Berbagai Perspektif Pendidikan Seumur Hidup

·      Masalah-Masalah Terkait Pendidikan Seumur Hidup

·      Karakteristik Pendidikan Seumur Hidup

·      Prinsip Pendidikan Seumur Hidup

·      Implikasi Pendidikan Seumur Hidup dalam Program Pendidikan.

·      Strategi Pendidikan Seumur Hidup

 

90 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Rulam Ahmadi. 2014. Pengantar Pendidikan; Asas dan Filsafat Pendidikan.Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

 

Toto Rahardjo, dkk. 2005. Pendidikan Popular; Membangun kesadaran Kritis.Yogyakarta: InsistPress.

5.Memahami konsep sistem pendidikan nasional5.1.  Menjelaskan pengertian sistem pendidikan dan sistem pendidikan nasional

5.2.  Menjelaskan dasar dan tujuan pendidikan nasional

5.3.  Menjelaskan unsur-unsur sistem pendidikan nasional

5.4.  Menjelaskan konsep pengembangan kebudayaan dan pendidikan nasional

 

·      Sistem Pendidikan dan Sistem Pendidikan Nasional

·      Dasar dan Tujuan Pendidikan Nasional

·      Unsur-Unsur Sistem Pendidikan Nasional

·      Pengembangan Budaya dan Pendidikan Nasional

90 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Doni Koesoema A. 2007. Pendidikan Karakter; Strategi Mendidik Anak di Zaman Global.Jakarta: PT. Grasindo.

 

 

6.Memahami konsep inovasi pendidikan6.1.  Menjelaskan pengertian dan hakikat inovasi pendidikan

6.2.  Menjelaskan masalah-masalah yang menuntut inovasi pendidikan

6.3.  Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi inovasi pendidikan

6.4.  Menjelaskan tujuan inovasi pendidikan dan cara-cara pencapaiannya

6.5.  Mendeskripsikan contoh-contoh pelaksanaan inovasi pendidikan

 

·      Pengertian dan Hakikat Inovasi Pendidikan

·      Masalah-Masalah yang Menuntut Inovasi Pendidikan

·      Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Inovasi Pendidikan

·      Tujuan Inovasi Pendidikan dan Cara-Cara Pencapaiannya

·      Contoh-Contoh Pelaksanaan Inovasi Pendidikan

90 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Toto Rahardjo, dkk. 2005. Pendidikan Popular; Membangun kesadaran Kritis.Yogyakarta: InsistPress.

7.Memahami demokrasi pendidikan7.1.  Menjelaskan pengertian demokrasi pendidikan

7.2.  Menjelaskan perlunya demokrasi pendidikan

7.3.  Menjelaskan prinsip-prinsip demokrasi pendidikan

7.4.  Menjelaskan pelaksanaan demokrasi pendidikan

7.5.  Menjelaskan dasar-dasar demokrasi pendidikan menurut Islam

 

·      Pengertian dan Perlunya Demokrasi Pendidikan

·      Prinsip-Prinsip Demokrasi Pendidikan

·      Pelaksanaan Demokrasi Pendidikan

·      Dasar-Dasar Demokrasi Pendidikan Menurut Islam.

 

90 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.

 

Toto Rahardjo, dkk. 2005. Pendidikan Popular; Membangun kesadaran Kritis.Yogyakarta: InsistPress.

8.Mengenal dan Memahami Peran Tokoh-Tokoh Pendidikan di Indonesia8.1. Menjelaskan biografi singkat tokoh pendidikan Raden Ajeng Kartini, Raden Dewi Sartika, Rohana Kudus, Ki Hajar Dewantara, Mohammad Syafei, KH. Ahmad Dahlan, dan KH. Hasyim Asy’ari beserta perannya dalam pendidikan di Indonesia.

 

·      Tokoh Pendidikan Raden Ajeng Kartini

·      Tokoh Pendidikan Raden Dewi Sartika

·      Tokoh Pendidikan Rohana Kudus

·      Tokoh Pendidikan Ki Hajar Dewantara

·      Tokoh Pendidikan Mohammad Syafei

·      Tokoh Pendidikan KH. Ahmad Dahlan

·      Tokoh Pendidikan KH. Hasyim Asy’ari

 

 

90 MenitHasbullah. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan.Jakarta: Raja Grafindo Persada.
9.Memahami Permasalahan Pendidikan di Indonesia dan Solusinya9.1. Menjelaskan berbagai permasalahan pendidikan di Indonesia

9.2. Menjelaskan solusi yang mungkin untuk mengatasi berbagai masalah pendidikan di Indonesia

 

·      Permasalahan-Permasalahan Pendidikan di Indonesia

·      Solusi Alternatif Terhadap Permasalahan Pendidikan di Indonesia

 

180 MenitKhoiron Rosyadi. 2004. Pendidikan Profetik.Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

Toto Rahardjo, dkk. 2005. Pendidikan Popular; Membangun kesadaran Kritis.Yogyakarta: InsistPress.

 

Doni Koesoema A. 2007. Pendidikan Karakter; Strategi Mendidik Anak di Zaman Global.Jakarta: PT. Grasindo.


Deskripsi Mata Kuliah 

Pengantar Filsafat merupakan mata kuliah yang membicarakan filsafat dalam tataran pengertiannya, cabang-cabangnya, dan aliran-aliran yang ada di dalamnya. 

II. Tujuan Mata Kuliah 

Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan: 
1. Memahami pengertian filsafat bersama asal-mulanya, objeknya, tujuan dan kegunaannya, cabang-cabang filsafat, dan aliran-aliran filsafat untuk dapat dijadikan landasan pemikiran, perencanaan dan pengembangan ilmu secara akademik dan profesional. 
2. Memahami filsafat untuk mengembangkan diri sebagai ilmuwan maupun sebagai pendidik dengan penggunaan alternatif metodologi penelitian, baik pendekatan kuantitatif dan kualitatif maupun perpaduan kedua-duanya dalam konsentrasi bidang studi yang menjadi minat utamanya. 
3. Mampu menerapkan filsafat sebagai dasar pemikiran, perencanaan dan pengembangan khususnya landasan keilmuan dan landasan pendidikan yang dijiwai nilai-nilai ajaran agama dan nilai-nilai luhur budaya masyarakat Indonesia yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara serta umat manusia dalam pemahaman dan perkembangan lingkungan dinamika global. 

III. Pokok-pokok Materi Perkuliahan 

1. Mengenal Filsafat 
1.1 Pengertian Filsafat 
1.2 Objek Filsafat 
1.3 Metode Filsafat 
1.4 Peranan dan Tujuan Filsafat 

2. Cabang-cabang Filsafat 
2.1 Epistemologi 
2.2 Metafisika 
2.3 Logika 
2.4 Etika 
2.5 Estetika 

3. Aliran-aliran Filsafat 
3.1 Idealisme 
3.2 Rasionalisme 
3.3 Materialisme 

IV. Metode Perkuliahan 

1. Ceramah 
2. Tanya Jawab 
3. Diskusi 
4. Tes Kemampuan 
5. Penulisan Makalah 

V. Evaluasi 

1. Akumulasi dan proporsi kehadiran 
2. Tes Kemampuan 
3. Makalah atau laporan kajian buku 
4. Keaktivan dalam diskusi 
5. Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester 

Daftar Buku Rujukan 

Bagus, Lorens. 2000. Kamus Filsafat. Gramedia: Jakarta 

Baker, Anton & Achmad Charris Zubair. 1990. Metode Penelitian Filsafat. Kanisius: Yogyakarta 

Beerling, R.F..1966. Filsfat Dewasa Ini. Balai Pustaka: Jakarta 

Craig, Edward. 2002. Philosophy; A Very Short Introduction. Oxford University Press: New York 

Hamersama, Harry. 1995. Pintu Masuk ke Dunia Filsafat. Kanisius: Yogyakarta 

Kattsoff, Louis O..2004. Pengantar Filsafat, terj. Soejono Soemargono. Tiara Wacana: Yogya 

Nagel, Thomas. 1987. What does It All Mean?; A Very Short Introduction to Philosophy. Oxford University Press: New York 

OFM, Alex Lanur. 1983. Logika: Selayang Pandang. Kanisius: Yogyakarta 

Poedjawijatna. 1990. Pembimbing ke Arah Alam Filsafat. Rineka Cipta: Jakarta 

Rapar, Jan Hendrik. 2005. Pengantar Filsafat. Kanisius: Yogyakarta 

Solomon, Robert C.. 1999. The Joy of Philosophy. Oxford University Press: Neew York 

Suhartono, Suparlan. 2004. Dasar-dasar Filsafat. Ar-Ruzz: Yogyakarta 

Ilmu Alamiah Dasar (IAD) merupakan salah satu mata kuliah yang diajarkan di semua program studi Baik prodi MPI ( Manajemen Pendidikan Islam) ataupun HES ( Hukum Ekonomi Syariah).  Urgensi dari pemberian materi perkuliahan IAD kepada mahasiswa adalah untuk mencetak Sarjana Muslim yang memiliki pengetahuan yang mendalam tentang hakikat, sifat, dan fungsi alam semesta dan lingkungan di sekitarnya sebagai anugrah dari Allah SWT bagi kelangsungan hidup manusia.  Materi perkuliahan IAD pada dasarnya memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk menggali hikmah dari penciptaan langit dan bumi dengan segala macam materi yang ada di dalamnya dengan sudut pandang ilmiah. 

Tujuan mata kuliah ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai konsep-konsep perkembangan penalaran manusia tentang gejala alam secara interdisipliner, sehingga mampu mengembangkan wawasan dan kepekaan terhadap lingkungan alam yang terkait dengan nilai-nilai Islam.

Adapun beberapa manfaat secara garis besar dari materi IAD adalah sebagai berikut: 

(1)   Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang gejala-gejala alam di sekelilingnya dari sudut pandang ilmiah.

(2)   Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang kemajuan teknologi akibat dari sumbangsih Ilmu Pengetahuan Alam/sains.

(3)   Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang pentingnya alam serta lingkungan di sekitarnya yang memberikan kesadaran kepada mahasiswa tentang hakikat kelestarian alam.

(4)   Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa bahwa banyak sekali ayat-ayat di dalam Al-Qur’an yang menjadi petunjuk bagi lahirnya perkembangan Sains Dan Teknologi.

(5)   Memberikan pengetahuan kepada mahasiswa tentang sumbangsih dunia Islam terhadap perkembangan sains dan teknologi. 

 

Secara garis bersar materi perkuliahan adalah sebagai berikut  : 

(1)    Definisi, karakteristik, ruang lingkup dan manfaat Ilmu Alamiah Dasar,

(2)    Perkembangan Pola Pikir Manusia di barat dan di dunia Islam 

(3)    Metode Ilmiah sebagai Bangunan Sains dan Teknologi,

(4)    Materi dan Energi

(5)    Kosmologi

(6)    Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi modern, serta

(7)    Islam dan Lingkungan Hidup.


Mata kuliah ini mengajarkan tentang bagaimana memahami teks-teks berbahasa Arab dan mempelajari pola kalimat yang terkandung di dalamnya.

Sebagai mata kuliah keterampilan, mata kuliah ini  diharapkan dapat memberi bekal penguasaan materi Bahasa Arab dan sebagai alat sehingga mahasiswa mempunyai kemampuan dalam memahami literatur-literatur berbahasa Arab.

Standar Kompetensi

Mahasiswa memiliki keterampilan memahami literatur berbahasa Arab.

Kompetensi Dasar

Setelah proses pembelajaran, mahasiswa diharapkan dapat:

  1. Membaca teks-teks berbahasa Arab secara benar, sesuai dengan kaidah-kaidah bahasa.
  2. Mengartikan kosakata-kosakata yang terkandung di dalamnya.
  3. Memahami isi kandungan teks-teks tersebut dengan menerjemahkannya dan menyimpulkannya.
  4. Mengenali jabatan atau bentuk kata yang terkandung di dalam teks.

Deskripsi Mata Kuliah

Mata kuliah Bahasa Inggris 1 ini bertujuan untuk membekali para mahasiswa dengan pengetahuan, pemahaman dan penerapan bahasa Inggris tingkat lanjut. Dalam perkuliahan dibahas berbagai jenis bacaan, tata bahasa atau structure yang meliputi simple present tense, simple past tense, present continuous tense dst. Kegiatan pembelajaran meliputi perkuliahan dengan berbagai pendekatan dan metode yang banyak melibatkan mahasiswa, seperti diskusi, kegiatan praktek bahasa Inggris berupa berbicara dan menulis. Mata kuliah ini diberikan dengan komposisi yang berimbang antara teori dan praktik. Evaluasi dilakukan melalui tes tertulis, tugas-tugas terstruktur dan partisipasi mahasiswa dalam kelas.

Pada akhir perkuliahan bahasa Inggris para mahasiswa memiliki kompetensi sebagai berikut: Kognitif, yaitu mengetahui, memahami dan membedakan berbagai jenis bacaan, jenis tata bahasa dan teks tertentu. Psikomotorik, yaitu membuat kalimat sesuai tata bahasa yang diberikan. Afektif, yakni menghargai ragam bahasa yang digunakan untuk situasi tertentu.

3. Metode Pembelajaran

Secara umum perkuliahan akan menggunakan strategi belajar aktif, dimana mahasiswa bukan semata-mata menjadi obyek pengajaran melainkan secara aktif terlibat dalam pembelajaran bersama.

Pada setipa tatap muka, hanya sebagian waktu yang digunakan untuk menceramahkan materi kuliah, sementara sebagian lainnya digunakan untuk melakukan pendalaman baik melalui diskusi berpasangan (the power of two, learning cell atau buzz group) diskusi kelompok kecil (jigsaw learning atau group to group exchange) atau berupa penugasan untuk menjawab pertanyaan, atau meringkas bacaan dengan menggunakan strategi reading guide atau information search.


 


Mata kuliah ini membahas tentang bahasa Indonesia : Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia, Bahasa Indonesia sebagai media komunikasi, Fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia, Ragam bahasa pengertian dan ciri-cirinya, Bahasa baku dan nonbaku, Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan, Diksi, Kalimat efektif, Teknik penulisan ilmiah, Paragraf, Menulis artikel, Menyusun pidato, Menulis resensi.

Kompetensi Dasar Mata Kuliah: Mahasiswa dapat memahami dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar secara lisan dan tulisan dalam berbagai situasi dan kondisi dengan berdasarkan nilai-nilai keislaman.     

Salah satu mata kuliah wajib yang ada di Perguruan Tinggi adalahPancasila dan Kewarganegaraan. Kehadiran mata kuliah Pancasila danKewarganegaraan (civic education) pada masa reformasi haruslah betul-betuldimaknai sebagai jalan yang diharapkan akan mampu mengantar bangsaIndonesia menciptakan masyarakat yang pancasilais dan demokratis, goodgovernance, negara hukum serta`masyarakat madani di Indonesia sebagaimanayang di idealkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Peningkatan kualitas wawasanmengenai Pancasila, kepentingan publik dan kewarganegaraan serta mengertiproblematika kontemporer bangsa dalam konteks kehidupan berbangsa danbernegara di era global, sehingga mahasiswa sebagai calon pemimpin masadepan mampu memberikan kontribusi, solusi pemecahan masalah, bukanmenjadi bagian dari masalah itu sendiri. Terbentuknya warga negara yangmemiliki wawasan, sikap dan perilaku yang berparadigma Pancasila,nasionalisme Indonesia yang tepat, beridentitas nasional, memberikankontribusi bagi pembangunan bangsa dan negara dalam konsep negara bangsaIndonesia. Pemahaman akan Pancasila, sistem politik dan sistem pemerintahanIndonesia yang konstitusional akan mampu memberikan arti penting bagisetiap warga negara dalam kehidupan politik dan bernegara yangkonstitusional. Mata kuliah ini juga diharapkan mampu membentuk sikap danperilaku yang berdasarkan Pancasila serta mengerti dan menghargai hak asasimanusia dalam koridor penuaian hak dan pelaksanaan kewajiban seseorangsebagai warga negara Indonesia dalam konsep masyarakat madani (civilsociety) yang demokratis.
Standar Kompetensi :Mahasiswa memiliki wawasan, sikap dan perilaku yang mampumengimplementasikan teori, konsep, dan prinsip-prinsip kehidupankewarganegaraan Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 yangdemokratis, berjiwa Nasionalisme, cinta tanah air
Image of page 1